var id = "b1bc74880df604ee00fd79a7e59c90801b46c245"; class="post-template-default single single-post postid-69 single-format-standard no-slider content-r" layout='2'>

Waspada, Tidak Perlu Percaya Pada 5 Mitos Tentang Vitamin Ini

            Tubuh manusia membutuhkan bebagai jenis vitamin untuk memiliki kesehatan yang baik. Ada banyak sekali vitamin yang dibutuhkan seperti vitamin A, B, C, D, E dan K. Berdasarkan penjelasan dari dr. Reza Fahlevi, manfaat vitamin sangat banyak bagi tubuh seperti membantu, merangsang dan memiliki peran untuk reaksi fisiologis pada tubuh manusia. Tubuh akan mengalami gangguan pada proses metabolisme jika kekurangan vitamin sehingga tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

            Di tengah masyarakat biasanya ada mitos yang beredar, tidak terkecuali seputar vitamin. Sehingga, mitos-mitos ini bahkan dipercaya oleh masyarakat padahal tidak benar adanya. Apa saja? Ketahui mitos-mitos seputar vitamin di bawah ini agar kamu tidak semakin salah nantinya. Simak penjelasan di bawah ini.

Mitos Seputar Vitamin yang Beredar di Tengah Masyarakat :

1. Vitamin Bisa Didapat Dari Multivitamin           

            Sebagian besar orang percaya bahwa dengan mengonsumsi suplemen vitamin, tubuh akan mendapatkan manfaat dan dirasakan oleh setiap orang. Padahal, faktanya tidak seperti ini karena tidak semua orang akan mengalami defisiensi vitamin. Berdasarkan penjelasan dr. Karin Wiradarma dari Klikdokter, mengonsumsi vitamin memang diperlukan saat kurang gizi, makanan tidak bisa memenuhi nutrisi harian, sedang sakit, sedang berada pada masa pemulihan dan tubuh sedang tidak fit.

2. Multivitamin Bisa Mengganti Pola Makan yang Tidak Baik

            Berdasarkan hasil penelitian, orang yang tidak minum suplemen bukan berarti tidak lebih sehat daripada mereka yang minum suplemen. Hal ini dikaitkan dengan penyakit berat seperti stroke, kanker dan jantung. Berdasarkan penjelasan dari dr. Karin, minum multivitamin memang sebaiknya saat diperlukan. Tetapi sebaiknya tidak menjadikan minum multivitamin sebagai pengganti nutrisi yang pada dasarnya bisa diperoleh dai makanan secara alami.

3. Pilek Bisa Ditangkal dengan Vitamin C

            Mitos yang beredar di masyarakat bahwa vitamin C bisa menjadi penangkal pilek. Tetapi, dari hasil penelitian tahun 2013 menunjukkan bahwa vitamin C tidak bisa menangkal pilek dari penelitian yang dilakukan kepada 11.000 partisipan. Hal ini tidak berlaku pada pelari maraton, tentara yang melakukan latihan dengan suhu dingin yang ekstrim dan pemain ski. Berdasarkan hasil penelitian, vitamin C bisa saja menjadi penolong agar pilek bisa cepat sembuh tetapi jika vitamin C dikonsumsi setelah gejala pilek terjadi maka cara ini tidaklah berarti.

4. Penyakit Jantung Bisa Dicegah dengan Pil Vitamin

            Penyakit jantung mitosnya bisa dicegah dengan mengonsumsi vitamin C, vitamin E dan beta karoten dengan cara mengurangi adanya plak yang menumpuk sehingga menyumbat arteri. Sedangkan, selain vitamin tersebut, vitamin B juga dipercaya bisa mencegah penyakit jantung karena memiliki kandungan berupa asam folat, B12 dan B2. Vitamin B bisa memecah asam amino homocysteinse yang berkaitan dengan penyakit jantung.

            Berdasarkan hasil analisis, ada tujuh vitamin E yang diuji dan mendapatkan kesimpulan bahwa vitamin E tidak bisa dijadikan vitamin yang dapat mencegah penyakit jantung dan stroke. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian dari suplemen beta-karoten yang mitosnya bisa mencegah penyakit jantung, ternyata suplemen ini justru bisa meningkatkan risiko kematian. Sebaiknya memperbanyak konsumsi sayuran, buah dan biji-bijan daripada vitamin atau suplemen.

5. Kanker Bisa Dicegah dengan Konsumsi Vitamin

            DNA sel bisa rusak karena radikal bebas sehingga risiko kanker bisa meningkat. Di sisi lain, untuk menstabilkan adanya radikal bebas ini, kandungan berupa antioksidan bisa membantu. Untuk menghadapi mitos ini, maka sebaiknya konsumsi antioksidan daripada suplemen.

Mengkonsumsi suplemen memang baik baik kesehatan tubuh. Tetapi jangan jadikan ini sebagai patokan yang menyesatkan. Sebaiknya untuk mendapatkan informasi seputar vitamin dan kesehatan yang akurat dan jelas, nikmati layanan vitamin apps yang ada di Klikdokter. Disana kamu bisa mendapatkan informasi yang akurat hanya dari smartphone, mudah dan simple, bukan?

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>